hello Perilkon

May 4, 2014 - 5:29 pm No Comments

Perilaku konsumen adalah ilmu yang mempelajari berbagai perilaku atau tindakan-tindakan yang dilakukan oleh seorang konsumen mulai dari membeli hingga memakai atau menghabiskan barang dan jasa, sehingga konsumen tersebut mendapatkan kepuasan dari barang atau jasa yang telah digunakan. Salah satu hal yang paling menarik dalam mempelajari perilaku konsumen adalah dapat memepelajari berbagai macam tipe perilaku yang berbeda-beda dari seorang konsumen, dengan mempelajarinya maka dapat mengetahui karakter-karakter dari setiap konsumen, dengan memahami karakter-karakter tersebut maka dapat diketahui pula barang dan jasa apa yang diinginkan oleh konsumen dan barang atau jasa apa yang sedang banyak dicari konsumen saat ini dan lain sebagainya.

Ilmu ini akan bermanfaat kelak jika menjadi seorang produsen maka kita telah memahami setiap karakter tersebut dan pemahaman itu dapat digunakan untuk mempermudah meproduksi barang dan jasa yang sedang banyak diminati produsen pada masanya. Disis lain sebagai produsen sangat diuntungkan dengan mempelajari perilaku konsumen ini karena mendapatkan ilmu yang lebih banyak tentang apa yang seharusnya dilakukan konsumen dalam mengambil keputusan untuk membeli atau memakai barang dan jasa tertentu. Sehingga kita akan menjadi konsumen yang cerdas dalam membeli dan menggunakan barang dan jasa.

Pantaskah Kau Mengeluh

September 16, 2010 - 6:04 am No Comments

Nama              :  Efah Fitramala

Nrp                  : G34100078

laskar/panji : 17/3

Aku memiliki seorang  teman bernama  Dean, dia berasal dari keluarga yang kurang mampu, tidak jauh berbeda dengan ku yang juga berasal dari keluarga yang sederhana, gubuk nya berada di antara istana-istana yang berdiri tegak. Dia hanyalah anak dari seorang pedagang baso keliling. Sedangkan ibu nya bekerja sebagai buruh tani.

Memang benar, ada pepatah yang mengatakan si miskin itu berbeda dengan si kaya. Celaan dan hinaan sering dia terima dari orang-orang yang menganggap nya nista akan harta. Orang-orang di sekelilingnya selalu memandang rendah hanya karena latar belakang ekonomi keluarganya. Terlalu sering ia meneteskan air matanya, hingga suatu saat ia berputus asa dan mencoba melakukan hal yang tidak seharusnya ia lakukan, ia mencoba untuk bunuh diri. Tapi Tuhan berkehendak lain, entah mengapa ia tiba-tiba tersadar atas perbuatannya.

Suatu saat  Tuhan  mengirimkan seseorang yang secara tidak kebetulan dapat membangkitkan semangat hidupnya, seseorang itu adalah saya ketika ia menceritakan semua yang ia alami selama hidup nya saya pun mencoba menasihati nya agar tidak rendah diri dan mencoba untuk menjalani hidup ini dengan ikhlas karena perjalanan hidup kita sudah ada yang mengatur, tidak selamnya orang akan hidup bahagia dan tidak selamanya juga orang hidup dalam penderitaan.

Setelah ia bercerita akhirnya saya pun menceritakan semua kejadian pahit yang saya alami sewaktu dulu.  Dari cerita saya itu akhirnya dia sadar bahwa yang memiliki kepahitan tidak hanya dia tapi juga ada seseorang yang memiliki kisah pahit sepeti dia. Aku sempat berkata pada dia “Sebagai manusia, sering kali kita terjebak dalam kebimbangan akibat situasi sulit yang kita hadapi, yang sesungguhnya itu hanyalah pernak-pernik atau tahapan dalam perjalanan kehidupan” berangkat  dari cerita saya tersebut akhirnya munculah motivasi dia untuk jadi seseorang yang lebih baik. Dia pun bertekad untuk berjuang menjadi yang terbaik dalam hal pendidikan, karena dengan pendidikan maka dia akan memiliki masa depan yang cerah dan dia sangat ingin mengangkat derajat keluarganya. Hingga saat ini ia berada di salah satu perguruan tinggi negeri terbaik di Indonesia. Dan hingga saat ini pula ia selalu ingat kata-kata ku “jati diri kita adalah sama-sama manusia, tidak ada alasan untuk merasa kecil atau pun rendah dibandingkan dengan orang lain. Karena sesungguhnya kesuksesan, kesejahteraan dan kebahagiaan hidup bukanlah milik orang-orang tertentu, jika orang lain bisa sukses dan bahagia, kita pun juga bisa sukses dan merasakan  kebahagiaan…..”

cahaya kehidupan

September 16, 2010 - 6:00 am No Comments

nama               : efah fitramala

nrp                   : G34100078

laskar/Panji :17/3

Kehidupan ini amatlah nyata kadang kita merasa ini adalah mimpi, akan tetapi mimpi ini lain dengan mimpi tidurku , mimpi yang sedang kujalani saat ini adalah kehidupan, kehidupan yang kita jalani tidak lepas dari mimpi dan angan-angan yang ingin kita capai. Yang terjadi dalam kehidupan ini memang tidak dapat di pungkiri. Hal ini pernah terjadi dalam kehidupanku, ketika itu aku duduk di bangku kelas XI SMA, aku sangat menginginkan untuk mendapt juara dalam olimpiade sains saat  itu, aku berusaha keras agar mendapat juara, tetapi usaha itu sia-sia karena sudah keduakalinya saya mengikuti olimpiade biologi dan untuk kedua kalinya juga aku gagal.

Kekecewaan yang mendalam saya rasakan saat itu, bahkan saya sempat tidak menyukai mata pelajaran itu. Tetapi, rasa kecewa dan rasa benci terhadap mata pelajaran tersebut hilang seketika, saat seorang laki-laki berumur 56 tahun datang menghampiriku dan memberi semangat juga nasehat-nasehat yang tak henti-hentinya, beliau adalah ayahku, aku paggil beliau dengan sebutan ayah. Ayah adalah seoraang laki-laki sederhana dan memiliki semangat yang tinggi dan tak pernah putus asa. Tidak sedikit rintangan yang beliau hadapi dalam menjalani kehidupan ini namun beliau tetap semangat dan masih bisa tersenyum walaupun dalam keadaan susah. Itulah yang membuat saya kagum dan ingin mengikuti langkah ayah. Beliau bagaikan lilin yang memberi cahaya dalam hidupku, ketika aku redup beliau memberikan cahaya untuk ku. Ayah pernah berkata dan kalimat itu selalu aku ingat sampai saat ini ayah berkata “ketika kita menginginkan sesuatu, kita itu bagaikan seorang pemancing yang tidak selalu mendapatkan ikan yang besar, terkadang dia mendapatkan ikan yang kecil, dan terkadang pula dia mendapatkan ikan yang besar.” Artinya ketika kita menginginkan sesuatu tidak semuanya sesuai dengan yang kita harapkan. Dari kalimat yang ayah lontarkan itu akhirnya semangatku bangkit kembali untuk memahami lebih dalam mngenai pelajaran biologi dan itu lah yang membuat saya sangat menginginkan masuk ke jurusan biologi dan saya mencintai kembali bidang tersebut. Hingga akhirnya saya berada di kampus IPB dan mengambi jurusan biologi. Itu semua tidak akan tercapai tanpa semangat dan nasehat yang diberikan oleh ayah.

Terimakasih ayah………

Kau adalah cahaya hidupku, yang selalu terangiku dengan nasihat-nasihat bijakmu. Kau adalah matahariku yang selalu sinari jiwaku, tetaplah bersinar terangi hidupku dan aku tak ingin kau padamkan cahayamu.